Believe in Allah, All things are possible
Era Frida septiani. -Istri Terbahagia, Bunda Muda Ceria- Apa kabar wahai kawanku semua, semoga kita semua senantiasa dalam lindungan-Nya. Tiada kata seindah doa. Maka lantunkanlah kepada-Nya. InsyaALLAH semua masalah akan reda. Allah mencintai kita yang bersabar serta tawadhu dalam berusaha. YaAllah, Izinkanlah kami mendapatkan hasil yang terbaik atas semua usaha, kehidupan, kebaikan serta keluarga. Yuk menulis.
Sabtu, 03 Oktober 2015
Wanita Terbahagia
Selalu menampakkan wajah bahagia memang sudah menjadi icon ku saat ini. Karena begitu bahagianya hingga tertuang nada-nada kebahagiaan diwajah ini. Setiap ungkapan yang terucap dan berbagai kebanggaan yang tersimpul adalah sebagai bentuk rasa syukur dan terimakasih atas cinta yang aku dapatkan darinya sebagai wanita terbahagia didunia.
Banyak yang berubah setelah Aku dengannya, bahkan banyak yang baru Aku tahu tentang berharganya waktu dan cinta bersama tanpa perlu bibir ini mengungkapkannya.
Bersyukur sebanyak-banyaknya adalah satu-satunya media yang mengartikan bahwa hati ini begitu bahagia memilikinya. Memiliki cintanya, cinta yang tak pernah sekalipun lepas dari anugerah-Nya Sang Maha Pembolak-balik perasaan. InsyaAllah Akulah wanita terbahagia...
Ah, nyanyi dulu buat mewakili bahagianya hati ini :D
jujur ku mengagumi pantas ku beri
seribu pujian buat kamu
jauh di dalam hati selalu ku rasa
bersyukur aku mengenalmu
karena cinta dari kamu
jadikan aku wanita terbahagia di dunia
bersama kamu ku jadi tahu artinya waktu
lebih berharga dari harta dunia
bersama kamu ku rasa jauh lebih mengerti
arti cinta tanpa harus mengucapkan cinta
kamu ku yakin tahu ku yakin sama
tujuanmu dengan tujuanku
jauh di dalam hati selalu ku rasa
bersyukur aku mengenalmu
karena cinta dari kamu
jadikan aku wanita terbahagia di dunia
bersama kamu ku jadi tahu artinya waktu
lebih berharga dari harta dunia
bersama kamu ku rasa jauh lebih mengerti
arti cinta tanpa harus mengucapkan cinta
bersama kamu ku jadi tahu artinya waktu
lebih berharga dari harta dunia
bersama kamu ku rasa jauh lebih mengerti
arti cinta tanpa harus mengucapkan cinta
bersama kamu ku rasa jauh lebih mengerti
arti cinta tanpa harus mengucapkan cinta
BCL - Wanita Terbahagia
Era Frida Septiani
Malang, 3 Oktober 2015
Wanita, Cita dan Cinta
Jumat, 02 Oktober 2015
Menikah muda
Menikah Muda Baik untuk Masa Depan Anda
Awalnya sih Saya pribadi takut untuk menikah muda. Banyak sekali ketakutan, mulai dari kesiapan mental, materi, fisik dan lain sebagainya. Tapi dengan seiring berjalannya waktu dan banyaknya pendidikan pra-nikah yang Saya ikuti sebagai modal pembelajaran untuk siap menghadapi segala macam keadaan pada saat berumah tangga nanti. Akhirnya dengan ridho Allah SWT Saya dipertemukan dengan seseorang yang sanggup membawa jiwa raga ini menuju ke sebuah pernikahan. Bukan hanya kesanggupan membina mental bersama yang kami utamakan, namun sebuah komitmen sudah banyak yang berhasil kita bangun menjelang hari hebat kita nanti. Tunggu apa lagi, menurut Saya menikah tidak perlu pengalaman, tapi keyakinan akan menyusul. InsyaAllah masing-masing hati siap mendirikan mahligai bersama seseorang dari-Nya yang insyaAllah terbaik. Didukung berbagai sumber yang selalu mendukung positif akan niat baik ini. TerimakasihEra Frida Septiani
19 Tahun
Muslimah Bahagia Cita dan Cinta
vemale.com
"Jangan nikah muda deh! Fokus dulu dengan kuliah lalu bekerja. Usia kamu masih muda, sayang kalau menikah di usia muda. Biasanya pasangan yang menikah muda sering bertengkar,"
Anda pasti pernah mendengar kalimat itu. Banyak orang (terutama orang tua) yang tidak menyarankan atau mengizinkan anak-anaknya menikah muda. Pertimbangan pendidikan dan karir menjadi hal utama, terutama bagi wanita. Fakta di lapangan membuktikan bahwa banyak perusahaan yang mencantumkan syarat "Belum menikah" atau syarat "Bersedia tidak menikah dan hamil selama periode tertentu". Hal tersebut menjadi salah satu penyebab banyak pasangan enggan menikah muda.
Jangan Takut Menikah Muda
Banyak orang mengatakan, skala kematangan dan kedewasaan seseorang tak ditentukan oleh usia. Pasangan yang memutuskan untuk menikah muda tentunya telah siap dari sisi pemikiran, sikap dan kematangan tanggung jawab akan masa depan. Walaupun mungkin, sisi keuangan pasangan muda masih belum sebaik mereka yang telah menempuh karir selama 20 tahun. Kenapa harus takut? Masih banyak peluang karir yang bisa dibangun walaupun seseorang telah menikah muda.
Bahkan, para psikologis seperti kami kutip dari Geniusbeauty menyebutkan bahwa pernikahan yang terlambat akan berpengaruh buruk pada kesehatan mereka dan anak-anak mereka kelak. Sementara itu, peneliti dari Penn-State University, Amerika Serikat menemukan bahwa pasangan yang menikah muda (usia 18-25 tahun) memiliki perkembangan psikologis yang lebih baik dibandingkan pasangan yang terlambat menikah.
Anda, Pasangan, dan Anak-Anak Akan Lebih Bahagia
Penelitian tersebut telah dilakukan pada 8.000 keluarga dan menemukan hasil bahwa pernikahan usia muda membantu mereka meningkatkan hubungan orangtua-anak menjadi lebih baik. Anak-anak yang memiliki orang tua menikah muda memiliki kecerdasan yang lebih tinggi. Selain itu, anak-anak akan dididik dengan norma dan perilaku yang lebih baik serta lebih terlindung dari depresi.
Bagi pasangan yang menikah muda, mereka akan lebih awal belajar mengenai kemandirian, tanggung jawab dan bagaimana saling membantu untuk membangun sebuah keluarga. Hasil penelitian juga mencatat bahwa pasangan muda memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik dibanding rekan mereka yang terlambat menikah. Selain itu, mereka lebih bisa mengontrol stres dan memiliki emosi yang lebih baik.
Jumat, 30 Januari 2015
LKS Nas
Jakabaring
Sport City, Palembang
22
Agustus 2014
They were my enemy ? No ! Mereka adalah saudaraku.
Tak kusangka Aku bisa
berada ditengah orang-orang hebat seperti mereka. Iya mereka, peserta LKS
Nasional bidang CHEMITRY dari seluruh pelosok nusantara yang berkumpul menjadi
satu untuk mengadu skill di ajang
LKS. Foto diatas tidak seluruhnya menampilkan wajah-wajah temanku para ahli
kimia dari seluruh provinsi di Indonesia, karena beberapa mereka banyak yang
sudah kembali ke tempat belajar masing-masing.
Tidak
terasa, satu minggu sudah berlalu. Satu minggu yang sangat membawa pengaruh
luar biasa pada lahir batinku. Dimulai dari hari pertama, Aku yang masih
canggung akan suasana baru sangat
berusaha keras untuk bisa menyesuaikan dimana aku harus melakukan hal yang
paaling tepat, bagaimana aku harus bijak, apa yang harus aku perbuat, kapan aku
harus menepatkan dan dengan siapa Aku harus bergabung. Dilanjut hari kedua
dengan suasana pagi yang masih bisa Aku buat santai, kubiarkan langkahku
terbawa rombongan yang menuju gedung Opening yang tepatnya berada di Taman
Pelangi Sriwijaya, namun siang hari yang mulai menjelang sedikit membuat
jantung ini berdegup kencang, pertempuran semakin dekat dan InsyaAllah Aku siap
berperang. Hari ketiga, keempat, kelima hingga keenam yang mewadahiku untuk berhamburan didalamnya adalah hari yang
sangat berarti bagiku, beberapa hari yang membuatku sangat mengerti akan segala
hal, beberapa hari yang sangat memberikan arti
bagiku untuk bisa menentukan langkah kedepan. Beberapa hari yang sangat
bermakna, Aku belajar banyak hal. Mulai dari canda tawa, suka duka, berbagi
bersama kami lalui bersama. Beberapa hari yang bisa membuatku semakin bijak
yang tak akan pernah mungkin bisa kulupakan, Beberapa hari dimana aku berperang……. Hari
belum berakhir, masih ada hari ketujuh yang sangat membuatku harus
beancang-ancang mempersiapkan hati dan mental untuk bisa menerima kekalahan.
Tapi karenaMu yaAllah, karena aku yang
yakin padaMu, karena aku yang sangat berprasangka baik padaMu, aku yakin bahwa
rizki ku masih berada padaMu, Aku bisa dengan legawa dan besar hati menerima
keputusanMu.
Aku
tidak pernah menyerah, masih panjang langkah yang harus aku tempuh demi
tercapainya cita-citaku.
YaAllah,
terimakasih engkau telah mengiringi langkahku hingga Aku sampai bisa menapakkan
kaki di bumi-Mu Palembang. Bukan sekedar untuk bermain, Aku memang atas dasar
keniatan untuk menerapkan ilmu yang telah engkau berikan. Apapun hasil yang Kau
berikan akan selalu ku jadikan awal dari
semua perjalananku.
Thank to :
1. Allah
SWT
2. My
Lovely parents that always pray me
3. My
greatest teacher Miss Diana, that always accompany me wherever
4. My
lovely prince SF that always wish me whenever
5. And
all mu friends that always support me
Without All Of You I AM NOTHING ♥
Love
November, 30th 2014
At Bromo
“Lucu dek fotonya.”ujarnya
Oh iya, kami hanya berdua.Walaupun banyaknya rombongan lain yang
berangkat menuju ke Bromo beriringan dengan perjalanan kami, namun setiba
disana rasanya tak seorangpun kuasa menganggu langkah indah kami. Inilah cinta ……♥
Ya, Cinta…
Sebuah rasa agung yang hinggap didada kami. Rasa luar biasa yang
tumbuh dengan natural di hati kami. Kami tahu, belum lama kita bertemu. Namun,
dengan cepatnya sanubari ini yakin akan lebih tepatnya jika kami segera membawa
jiwa raga kami dalam sebuah kebersamaan.
Ya, karena cinta ♥
Karena cinta kami yang sedikit lama mulai bersemi, sampailah kami di
tempat asri yang sempat menjadi impian kami. Entah waktu itu kami bermimpi apa?
ingin melakukan kegiatan apa kami disana? Kami seakan pura-pura lupa. Yang jelas
Bromo telah berhasil membayar janjinya untuk menjadi saksi dari perjalanan
cinta kami.
Bromo…
Konon, banyak mitos yang mempercayai kalau sepasang kekasih akan bisa
memudar kerapatan hubungannya setelah berjelajah disana. Namun tidak bagi kami,
Keeratan justru muncul dengan sendirinya bahkan lebih dari itu. Kini pun kami
masih punya keinginan untuk kesana lagi. Menjadikan Bromo sebagai tempat
perjalanan kami yang berikutnya, serta tak lupa menjadikannya tetap sebagai
saksi kelebihseriusannya hubungan kami.
Bromo Dan Cinta
Suatu hal yang sangat berkesinambungan. Cintaku lebih dalam ketika aku
di Bromo. Ya Cinta yang InsyaAllah bisa membawa kami kesebuah ikatan yang
Engkau ridhai. Kenapa aku memilih menceritakan cerita kami ketika di Bromo?,
Ya, karena di Bromo lah sebuah rasa penuh kenyamanan itu ada, rasa penuh
pengorbanan serta kemesraan yang sangat dalam itu nyata. Itulah kenapa Aku
meceritakannya sebagai sebuah pedoman agar tetap seperti itulah cerita hubungan
kami nanti .
♥♥♥♥♥
Rasanya jemari ini ingin berhenti menjamah lagi papan keyboard ketika cerita ini sudah sampai kearah lebih
bawah yang membawa ketikan menuju halaman berikutnya. Ingin rasanya kembali ke
halaman paling atas. Sesering mungkin aku menarik kursor ini ke bawah-keatas
keatas–kebawah demi tak inginnya mata ini terlewat tak menyaksikan foto itu.
Seakan menjadi inspirasi, ya, memang benar-benar sebuah inspirasi. Lelaki yang
bersanding denganku adalah leleki hebat yang insyaAllah akan bisa menggiring
cinta kami kedalam ikatan yang suci. Lihatlah lucunya dia, betapa geli hati ini
menyaksikannya.
Indah, namun akan
lebih indah jika kami membawa rasa ini kedalam
sebuah janji. InsyaAllah jika engkau meridhai kami akan menjaga cinta kami
hingga Engkau menjadikan kami sebagai pangeran dan puteri. Cinta kami yaAllah…
insyaAllah akan selalu menjadikan Dan membawa besarnya cinta kami kepada-Mu,
sekarang hingga nanti…
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
Malaikat Kecil
Surat Kecil Untuk Malaikat Kecilku
Created by : @miss_sista (Malang, 16 September 2012) latepost
Teruntukmu, Adikku.
Ketika kakak ingin surat ini terbaca olehmu, pada waktu itu juga kakak membutuhkan seseorang yang mampu menguatkan rasa percaya diri kakak bahwa akan tersampainya surat ini untukmu. Adikku apa kabar kamu? Kakak merindukanmu.
Adikku dilahirkan enam belas tahun setelahku. Waktu yang cukup lama untuk menantikanmu, adikku. Ketika engkau hadirpun engkau bagai hadiah berlian untuk kakakmu ini, terutama untuk ibu, wanita yang sungguh menginginkanmu serta ayah, lelaki yang sangat mengharapkanmu.
Aku dan adikku dilahirkan dengan sejuta perbedaan. Adikku, kakak teringat kata-kata ibu saat hari pertama kelahiranmu. Ibu membanding-bandingkanmu denganku, kakakmu. Saat kakak kecil kulit kakak coklat, tapi adik putih. Mata kakak hitam mata adik coklat, betapa anggunnya engkau adikku. Hidung kakak kecil, hidung adik mancung. Bibir kakak merah, bibir adik pink. Bulu mata kakak tebal dan panjang dan begitu juga milik adik, bahkan lebih lentik. Adikku sungguh mempesona dirimu. Parasmu yang cantik membuat kakak iri padamu. Kakak pun hanya bisa tertawa protes pada ibu yang tiada hentinya menggoda kakakmu yang masih suka ngambek ini. Adik pasti ingat kan waktu itu? Waktu kakak terus mengelus janggutmu yang sama persis dengan janggut kakak. Kamu juga pasti mendengar obrolan kakak dan ibu kan dik? Kakak senang adik mengiyakannya.
Aku dan adikku memeng dilahirkan dengan sejuta perbedaan kisah serta perbedaan sejarah. Hampir semua yang dimiliki adikku tidak dimiliki olehku. Kakak kagum padamu dik. Terimakasih yaAllah, malaikat kecil ini telah kau hadirkan untukku, ibu dan ayahku serta seluruh kehidupan yang menunggu.
Satu perbedaan yang membuat langkah kakak terpatahkan, adikku. Ketika kakak dilahirkan untuk mencari warna diantara hitam putihnya dunia, kakak menangis. Tapi kamu tidak dik, dik! Adikku apa yang terjadi denganmu? kami sungguh mengkhawatirkanmu.
Adikku yang malang. engkau memang dilahirkan dengan jalan yang mungkin hampir sseluruh ibu di dunia tidak menginginkan proses itu. Adikku engkau dilahirkan dengan jalan Operasi Caesar. Karena umurmu yang belum genap sembilan bulandan beberapa kesulitan terjadi saat itu, engkaupun harus pasrah adanya. Tapi kakak bangga padamu adikku,terutama pada ibu yang berjuang untukmu kala itu. Kalian kuat, kalian hebat. Adikku, kakak sangat tahu betapa kamu sangat menginginkan setiap harimu nanti berbaur dengan kakakmu, ibu dan ayahmu. Kakak sangat mengerti maumu.
Hidup didalam inkubator memang berat untukmu dik, kakak sangat mengerti betapa inginnya kamu berada dipelukan kami kala kondisimu itu. Andaikan bisa, kakak ingin menggantikanmu dik, kakak ingin merasakan sakitmu. Adikku, walau dalam diammu kamu tersenyum atau menangis untukku, kakak akan selalu disisimu. Adikku, kakak sangat mengerti akan semangatmu untuk bertahan. Tapi adikku sayang, takdir berkata lain. Keinginanmu bersama kami mungkin belum terkabul saat itu hingga saat ini. Adik, kakak rindu dirimu sejak kepergianmu tepat satu bulan setelah hari hebatmu.
Adikku, kenapa engkau begitu cepat meninggalkanku? apa adik belum tahu kalau kakak sudah mempersiapkan semuanya untukmu? Adikku, kakak sangat menginginkan kehadiranmu, kenapa adik tidak mengajak kakak waktu itu ? Kakak belum sempat membelai lama rambutmu, berbisik lirih ditelingamu sampai menggelikanmu, melezat-lezati pipimu, memberimu boneka, menitihmu berjalan, menata rambutmu, mengajakmu menari serta mengajarimu menulis untuk ibu.
Adikku, betapa bingungnya kakak. Bagaimana kakak nanti bisa menemukanmu diantara triliyunan manusia dialam akhiratNya. Sungguh senangnya kakak nanti apabila bisa memelukmu disana, ditengah jutaan ribu manusia di padang MahsyarNya. Kakak tak akan melepaskan pelukan kakak untukmu adikku. "Adik cantik, adik udah gede lebih gede dari kakak".
Adikku, kamulah malaikat kecil kami... Pertemukan kami disurgamu yaAllah. Amiinnn
Nazwa Dwita K (Malang, 15 Mei-15 Juni 2012) -Era Frida Septiani-
Langganan:
Postingan (Atom)



